Tuesday, July 5, 2011

Kisah Cinta sahabatku yang terbuang...


Saat dua mata Indah gw melihat menjauh
Melihat secercah cahaya dalam sebuah pandangan

Hidung pun Terasa ada sesuatu yang harum

“Pertemuan”

Itulah dirimu

Yang menghantarkan keajaiban tuhan

Di balik tubuhmu

Tersimpan Cinta yang tergetar disana…

Di hati gw…

Cinta yang ga semestinya gw rasain…

Bisa terbayang bayang dalam tidur sebelum malam

Dan lamunan saat sandang gitar bahkan lagu lagu yang menjadi memori

Dalam liriknya menyatu dengan hati yang sedang jatuh cinta



Badai !

Badai  hebat menggetarkan Jiwa seorang Pemuda

Yang gw  tahu kau tak harapkan…

Karena gw bukan seorang Pujangga malam

Yang dapat setiap keteduhan memberikanMu kata kata Indah penuh Romansa

Karena gw bukan Pangeran

Yang dapat menjemputmu kemana kau mau dengan Mercedesku

Karena gw bukan Justin Bieber

Yang dapat Menampakkan Ketampanan pada semua gadis di pesta malammu





Tapi ..

Gw cukup cengeng

Gw jatuh cinta

Sama Orang yang gak tahu gw artikan “Iblis” atau “Malaikat”

Nyaris sambutan akan Cinta gw  yang di “Riject”

Membuat gw demam berminggu minggu

Membuat gw selalu berkata

“ brengseknya merasuki hati gw !”



Sesungguhnya gw tersadar kini….

Sepenuhnya bukan salahnya…

Ini salah Tuhan…

Menghadirkan malaikat yang nyaris siapapun ga akan bisa berpaling

Apa lagi merasakan getaran cinta

Mungkin hal yang lumrah dalam sosok sepertinya

Karena setiap lekuk dirinya

Dalam garis susunan tubuhnya

Satupun tak terlihat buruk dalam sebuah tatapan

Dari mulai Indah matanya..

Ga pernah luput sedetikpun dari pejaman mata gw

Dari mulai lekukan bibirnya

Seakan memaksa gw selalu tersenyum meski tak bisa memilikinya

….





 Andaikan dia disini…..

Di samping gw…

Biarkan gw berbisik perlahan di telinganya

Bahwa

“ sang malaikat yang nyaris tak bersyarat hadir untuk gw…

Sungguh  perasaan ini membadai bagai angin yang dingin di sebuah gurun sahara…”

Sungguh ga akan ada kemungkinan

Tapi gw mungkin

Izinkan gw untuk menyebutmu

Malaikat Manis dalam benak….

Aku pendengar setia dalam jeritMu meronta akan Pria yang mencambuk batinMu

Secara berganti cerita itu berubah kian menitnya

Dan semua itu tertuang dalam jemari yang kau ketik

Semua tertuang dalam suara yang kau ucap

Semua aku dengar dan lihat

Aku tahu

Aku tahu

Dan itu Cukup !

Rasanya Makhluk seindah dirimu tak pantas menjadi ribuan permainan Pria

Rasanya Makhluk seindah dirimu tak pantas menangisi cinta dalam suara

Seharusnya cinta yang kau hadirkan cukup satu kali

Cukup untuk seorang Pria yang selalu hadir dalam Indahnya kau bersolek dalam cermin

Cukup untuk seorang Pria yang selalu setia mengejarmu dalam canda mengitari sepanjang bibir pantai nan biru di kuta

Cukup untuk seorang Pria yang mendengarkan seribu lagu kau bernyanyi meski suaramu nyaris membuat semua geger…

Tetapi dia selalu ada untuk kenangan dalam hidupmu

Sampai suatu ketika kau jatuh dan menutup mata

Ia siap menghantarkanMu

Menggendongmu dalam ketegaran

Membawamu di tempat perabadian

Mencium keningmu untuk terakhir kalinya dalam tutupan kain

Yang sepantasnya menjadi kain yang paling Indah dalam istirahat sang Malaikat



Cinta yang satu Itu…

Aku siap hadirkan dalam dekapan

Mendekapmu mengarungi lautan sampai ketepian pantai yang sunyi

Bersama perahu layarku yang aku buat dari kayu

Yang ku buat sekokoh mungkin untukmu

Yang sangat aku cintai….

Cinta yang satu itu….

Aku siap hadirkan dalam lamunanMu

Lalu mengagetkanmu dan menyentuh bibirmu dalam dekapanku

Menenangkan dan membawamu menjadi abadi

Dan tertawa dalam keramahanku



Cinta yang satu ini…

Aku siap hadirkan untuk secangkir the hangat

Dan selalu menemanimu

Meski aku harus meronta dalam tiap jeratan ranjau hitam mencekal langkahku

melindungimu

Tahukah wahai malaikatku??

aku sungguh akan menggadaikan dunia ini

akhirat ini

hanya untuk memiliki keindahan yang sulit aku ungkapkan

cinta yang sulit aku miliki

menjadi kian rumit dalam penyelesaiannya

sungguh jangan lagi hadirkan cinta untuk pria yang berganti

sungguh kau malaikat terindah

yang seharusnya aku miliki

yang hanya di miliki satu cinta yang akan membuatmu berhenti mencari

sungguh percayalah

aku manusia yang baik di kirim tuhan untuk keindahan mu..

berhentilah menggadaikan harga diri untuk semua pecundang

mendekatlah padaku yang akan membawamu dalam sebuah perabadian

membawamu dalam sebuah dekapan hangat

bagai Edward dan kau Isabela…

bagai Romeo dan kau Juliet…

bagai Jack dan kau Rose…



Mari…

Akan ku dekap erat di ujung sebuah kapal besar

Teapt di depan bidangnya dadaku kau ku dekap

Hingga kita sampai dalam sebuah kebahagiaan

Tanpa ada pecundang di sana!

Jangan lagi menjauh dan pergi nyaris tak kembali lagi….


No comments:

Post a Comment

Please You comment about my Blog !
:D